Gejala - gejala awal terkena stroke


Kali ini kita akan membahas sedikit tentang gejala-gejala penyakit stroke. Mungkin sahabat sekalian ada yang merasakan mulai muncul keanehan-keanehan pada fungsi tubuh. Ada yang ringan maupun berat. Nah boleh jadi itu semua adalah gejala awal dari penyakit stroke. Gejala - gejala ini sering diabaikan oleh masyarakat, karena dianggapnya hanya gangguan biasa yang bisa sembuh dengan sendirinya tanpa harus berbuat apa - apa.

Inilah gejala - gejala tersebut.
Wajah perot
Kelumpuhan saraf wajah merupakan salah satu gejala stroke yang paling sering dilaporkan. Kelumpuhan saraf wajah terjadi akibat gangguan pada saraf kranial nomor 7. Mintalah seseorang yang dicurigai stroke untuk tersenyum, wajah yang asimetri (tidak simetris) mendadak merupakan salah satu pertanda stroke. 

Anggota gerak lemah
Kelumpuhan anggota gerak mendadak merupakan salah satu gejala stroke. Mintalah seseorang yang dicurigai stroke untuk mengangkat kedua lengannya bersamaan. Bila ada ketinggalan gerak yang sifatnya mendadak, maka hal tersebut adalah gejala stroke.

Sensibilitas atau rasa raba terganggu separuh
Gangguan rasa dalam bentuk baal atau kesemutan separuh badan atau salah satu anggota badan yang terjadi mendadak harus dicurigai sebagai gejala stroke. Gangguan rasa bisa dalam bentuk hilang atau kurangnya sensasi sentuh atau rasa kesemutan atau sensasi kesetrum di separuh anggota badan.

Pelo atau bicara tidak jelas
Bicara pelo merupakan salah satu gejala utama stroke. Mintalah orang yang dicurigai stroke untuk melafalkan kata-kata dengan huruf r, misalnya: lari-lari di rel kereta api. Bila ada pelo mendadak harus kita curigai sebagai stroke.
A= Afasia atau sukar berkomunikasi
Kehilangan kemampuan berkomunikasi baik verbal maupun non verbal yang terjadi secara mendadak merupakan gejala stroke. Apabila seseorang tiba-tiba tidak bisa bicara atau tidak bisa mengerti isi pembicaraan, maka harus dicurigai sebagai gejala stroke.

D= Disorientasi atau bingung mendadak

Pasien yang bingung mendadak bahkan sampai mengalami penurunan kesadaran harus dicurigai sebagai gejala stroke. Apabila seseorang kehilangan kemampuannya untuk mengenali orang, waktu, dan tempat secara mendadak, maka harus dicurigai sebagai gejala stroke.

Selain itu juga gejala awal penderita stroke adalah gangguan menulis, bicara, berhitung, berfikir, berdiskusi dan bersosialisasi dengan sesama kawan.


Untuk itu sebaiknya Anda mengetahui gejala-gejala diatas dengan baik, sehingga bila Anda atau keluarga Anda mengalami gejala yang kami sebutkan dapat segera ditangani dengan baik sebelum terlambat. Gejala stroke yang terlambat untuk didiagnosa akan menyebabkan terjadinya stroke total yang mungkin tidak bisa disembuhkan. Mari kita hati-hati dan waspada terhadap gejala-gejala tersebut di atas. Mungkin teman dekat atau keluarga kita mengalami gejala-gejala tersebut maka yang harus anda lakukan adalah segera mengkonsultasikan ke dokter atau rumah sakit terdekat. Jangan sampai dibiarkan sampai betul-betul menjadi penyakit yang berbahaya seperti stroke. Semoga artikel ini bermanfaat bagi penulis maupun pembaca sekalian.

dari berbagai sumber

Makanan yang harus dihindari para penderita stroke

Anda suka makan mie instan? Bagaimana rasanya? Enak bukan? Namun pernahkan anda berfikir apa akibat dari mengkonsumsi mie instan? Ya, mie dan makanan instan yang lainnya adalah makanan - makanan yang kalau kita konsumsi terlalu berlebih akan mengakibatkan kita terkena berbagai macam penyakit. Salah satunya adalah stroke. Stroke terjadi akibat gangguan aliran darah ke otak. Pembuluh darah tersumbat, pecah atau terbuka dikenal sebagai stroke iskemik atau hemoragik. Kolesterol tinggi plak yang menyumbat arteri mengeras dan berkontribusi terhadap risiko stroke iskemik, sedangkan penyakit pembuluh darah bawaan biasanya disebut dengan stroke hemoragik. Meskipun demikian, jika Anda baru saja mengalami stroke, menghindari makanan yang dapat merusak kondisi Anda sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut atau kekambuhan.
Seperti yang ada tahu Penyakit  stroke paling sering menyerang manusia secara tiba-tiba sekarang ini. Semakin banyak orang yang menjadi korbannya. Penyakit ini memang datang secara tiba-tiba, tapi, bukan berarti tidak dapat dicegah. Setelah Anda mengetahui gejala-gejala penyakit stroke, Anda juga perlu tahu makanan apa saja yang dapat memicu munculnya gejala penyakit tersebut. Berikut ini ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari jika tidak ingin terkena serangan stroke mendadak.
  • Makanan yang mengandung banyak kolesterol
  • Makanan yang mengandung banyak kolesterol seperti cumi,udang,kepiting,otak sapi,daging kambing,daging berlemak,organ dalam hewan,bebek,belut,kuning telur,susu sapi,kulit ayam,makanan kemasan olahan daging ayam.
  • Makanan yang mengandung Trigliserin
  • Trgliserida merupakan lemak jahat dari tumbuhan,minyak goreng,santan kelapa,margarin.
  • Makanan Yng Mengandung Gula Alkoholik
  • Makanan yang mengandung gula alkoholik seperti alkohol,tape dan durian.
  • Makanan yang mengandung atau berkadar garam tinggi
  • Gorengan dan makanan ringan atau camilan yang berkadar lemak tinggi
  • Minuman bersoda. Minuman ini sangat buruk bagi tubuh.
Itulah makanan -makanan yang harus dihindari oleh penderita stroke. Mari kita mulai selektif dalam memilih makanan yang sehat. Karena penyakit itu sumbernya dari apa yang kita makan. Semoga bermanfaat.

dari berbagai sumber

Stroke ? Jangan takut. Yuk kita cegah !

Anda penderita stroke ? Atau anda salah satu orang yang takut dengan stroke ? Mulai sekarang jangan merawa khawatir dan takut yang berlebihan dengan yang namanya stroke. Ada banyak hal yang bisa kita lakukan agar kita terhindar dari penyakit mematikan ini. Salah satu caranya adalah dengan mengkonsumsi makanan-makanan yang berguna untuk proses pencegahan penyakit stroke. Berikut ini adalah beberapa makanan yang baik untuk pencegahan penyakit stroke. Jika kita rutin mengkonsumsi makanan - manakan ini maka akan sangat membantu dalam pencegahan stroke. 

  • Wortel - Menurut penelitian di Universitas Brussels diketahui bahwa Vitamin A dalam wortel dapat mencegah cacat dan mencegah stroke.
  • Minyak Ikan - Serangan jantung dan stroke dapat juga dicegah dengan mengkonsumsi minyak ikan. Selain itu minyak ikan juga mampu menunda demensia.
  • Kecambah - Kecambah mengandung Kolesterol jahat (LDL) tanpa mengganggu kolesterol baik (HDL) sehingga mencegah terjadinya stroke dan serangan jantung.
  • Kedelai - Kedelai, dalam bentuk susu atau makanan lain, tentu sangat enak. Namun, kedelai juga bermanfaat dalam menurunkan resiko penyakit stroke. Kedelai dapat menurunkan kolesterol, khususnya kolesterol jahat (LDL) hingga 28 persen. Angka ini hampir menyamai angka yang dicapai dengan obat-obatan statin.

  • Apel - ‘Sebutir apel sehari, kamu tidak akan pernah ke dokter,’ begitu kira-kira kata pepatah barat. Ya, banyak pakar gizi menyetujui hal itu. Sebutir apel sehari dapat menurunkan resiko penyait stroke hingga 50 persen.

    Buah ini kaya akan kandungan quercetin yang terbukti mampu mengatasi inflamasi. Tentu hal ini relevan mengingat pengerasan pembuluh darah seringkali terjadi akibat inflamasi.
    Pisang - Inilah salah satu alasan Anda perlu memasukkan pisang dalam menu makan siang Anda: Pisang kaya akan kandungan kalium. Hasil riset menunjukkan bahwa diet rendah kalium (kurang dari 1.5 gram per hari) dapat meningkatkan resiko penyakit stroke hingga 28 persen.
    Dan riset Health Professionals Follow-Up Study mendapati bahwa para partisipan penelitian yang mengonsumsi buah yang mengandung banyak kalium sebanyak sembilan porsi per hari ternyata 38 persen lebih rendah mengalami resiko peyakit stroke dibandingkan dengan mereka yang hanya mengonsumsi empat porsi sehari.
  • Kacang-kacangan - Juga baik untuk kesehatan pembuluh darah karena mengandung banyak asam folat. Menurut sebuah penelitian selama 20 tahun terhadap hampir 1.000 subyek dewasa, mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat yang tinggi dapat mengurangi resiko penyakit stroke hingga 20 persen.

    Nah, setelah tahu tentang ketujuh buah ini, Anda pasti langsung terpikir untuk mulai mengonsumsi buah-buahan tersebut. Buah-buahan itu tidak hanya bisa mengurangi resiko penyakit stroke, tetapi kita yakin itu juga bisa mencegah berbagai penyakit lain.
  • Tomat - Banyak orang mengonsumsi tomat hanya untuk membuat makanan lebih nikmat. Tetapi ternyata kandungannya punya banyak khasiat. Hasil riset menunjukkan bahwa kandungan lycopene, zat berwarna merah dalam tomat, dapat menurunkan resiko stroke pada pria dewasa.

    Penelitian yang dilansir dalam jurnal Neurology tersebut melibatkan subyek 1.031 pria dewasa yang dibagi dalam empat kelompok. Pada awal penelitian, terdapat 25 kasus penyakit stroke dari 258 pria yang kadar lycopene dalam darahnya kecil.
    Sementara, hanya ada 11 kasus penyakit stroke dari 258 pria dengan kadar lycopene darah yang tinggi. Dr. Jouni Karppi, dari University of Eastern Finland di Kuopio, menyatakan, ”Penelitian ini menambah bukti bahwa menu buah dan sayuran dalam diet sangat penting untuk menurunkan resiko penyakit stroke.”  (dari berbagai sumber)

Macam-macam stroke

Anda pasti sudah banyak tahu tentang salah satu penyakit yang sangat membahayakan. Terutama bagi Lansia. Ya, stroke. Stroke ternyata ada beberapa macamnya. Stroke dibagi menjadi dua jenis yaitu stroke iskemik maupun stroke hemorragik. Sebuah prognosis hasil sebuah penelitian di Korea menyatakan bahwa, 75,2% stroke iskemik diderita oleh kaum pria dengan prevalensi berupa hipertensi, kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol. 
Stroke iskemik, karena penyumbatan harus diberikan obat pengencer darah untuk melancarkan sumbatan dalam waktu tidak lebih dari 3 jam setelah serangan stroke, sedangkan stroke hemorragik dimana terjadi pendarahan harus segera dilakukan pembedahan untuk membersihkan darah dari otak. Jika terlambat penangannya, maka pasien akan menderita pasca stroke yang lebih berat. Berikut ini perbedaan mendasar antara stroke iskemik dan stroke hemorragik.

Stroke iskemik 

Dalam stroke iskemik, yaitu stroke yang penyumbatan bisa terjadi di sepanjang jalur pembuluh darah arteri yang menuju ke otak. Darah ke otak disuplai oleh dua arteria karotis interna dan dua arteri vertebralis. Arteri carotis interna merupakan cabang dari arteri carotis communis sedangkan arteri vertebralis merupakan cabang dari arteri subclavia.
Kondisi yang mendasari stroke iskemik adalah penyumbatan lemak yang melapisi dinding pembuluh darah. Kolesterol, homocysteine dan zat lainnya dapat melekat pada dinding arteri, membentuk zat lengket yang disebut plak. Seiring waktu plak ini menumpuk. Hal ini sering membuat darah sulit mengalir dengan baik dan menyebabkan bekuan darah.

Stroke hemorragik 

Stroke hemoragik disebabkan oleh pembuluh darah yang bocor atau pecah di dalam atau di sekitar otak sehingga menghentikan suplai darah ke jaringan otak yang dituju. Selain itu, darah membanjiri dan memampatkan jaringan otak sekitarnya sehingga mengganggu atau mematikan fungsinya.
Dalam stroke hemorragik, pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya. Pendarahan dapat terjadi di seluruh bagian otak seperti caudate putamen;talamushipokampus; frontal, parietal, dan occipital cortexhipotalamus; area suprakiasmatik; cerebellumpons; danmidbrain. Hampir 70 persen kasus stroke hemorrhagik menyerang penderita hipertensi.
Dengan mengetahui perbedaan dari 2 jenis stroke ini maka kita akan dapat bertindak tepat untuk menangani penyakit stroke ini. Semoga bermanfaat.

Dari berbagai sumber