PROSES PERKEMBANGAN SEL KANKER DALAM TUBUH MANUSIA


KANKER merupakan penyakit yang terjadi akibat adanya kelainan pertumbuhan jaringan sel di dalam tubuh manusia. penyakit ini termasuk penyakit mematikan dan tak mengenal batasa usia, usia muda dan tua pun rentan terserang penyakit ini apabila mereka tidak dapat mengatur pola hidup sehat. Hal ini terjadi karena sifat penyakit kanker yang senantiasa tumbuh dan terus berkembang. Bahkan pembelahan sel yang rusak ini dapat terjadi terus menerus melebihi batas normal. Bukan hanya ini saja, kerusakan jaringan sel ini akan semakin meluas karena dapat menyebar melalui peredaran darah dan menyerang jaringan sel sehat lainnya. Inilah yang menyebabkan ketika ada satu organ tubuh manusia yang terkena kanker, jika dibiarkan akan menyebar dan akan merusak organ tubuh lainnya.



Secara umum, Pengobatan kanker ( kanker ganas maupun jinak seperti tumor dan kista ) sering dilakukan oleh masyarakat, biasanya dengan mengkonsumsi obat kimiawi sintetis ( buatan )/ khemotheraphy, operasi maupun dengan jalan radiasi. meskipun begitu, Ternyata cara pengobatan ini masih banyak digunakan bahkan menjadi standart utama bagi pengobatan kanker maupun tumor, Namun tahukah anda ternyata pengobatan tersebut memiliki beberapa kelemahan diantaranya :

1. Tingkat keberhasilan tidak terlalu tinggi. terbukti masih banyak kasus penderita kanker yang tidak tertolong jiwanya meski sudah dirawat intensif.

2. Biaya sangat mahal, sehingga hanya orang2 dengan tingkat ekonomi menengah keatas yang dapat menempuhnya.

3. Menimbulkan efek samping lain bagi tubuh ( matinya jaringan tubuh yang sehat, penimbunan zat kimiawi dalam darah dapat menimbulkan gagal ginjal serta efek negatif lainnya. )


Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab keluhan kanker. selain faktor keturunan, pola hidup yang tidak sehat ( banyak mengkonsumsi makanan/ minuman yang tidak sehat : junkfood exs pizza,burger dll, rokok dll ), paparan radiasi, infeksi serta faktor hormonal ( kelainan hormon ), penyakit kanker juga dapat dipicu dari ketidakseimbangan metabolisme tubuh ( kegemukan dll ). dan hampir 90 -95% penyebabnya adalah karena faktor lingkungan, sedangkan 5-10% dari faktor genetik/ keturunan.


Pencegahan penyakit kanker ini bisa dilakukan dengan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung antioksi dan buah-buahan, maupun tanaman yang mengandung antioksidan semisal kunir putih dan menghindari semaksimal mungkin bahan makanan yang dapat memicu timbulnya sel kanker seperti makanan berpengawet, MSG, pewarna makanan, makanan instan, carbon ( makanan bakaran : sate, ikan bakar dll ) dll.

Dewasa ini, banyak peneliti yang telah menemukan berbagai zat kimia alami yang berfungsi untuk meenghambat persebaran sel kanker maupun merusak jaringan sel kanker yang terdapat dalam tumbuhan/ buah yang banyak terdapat dialam. beberapa diantaranya adalah keladi tikus, kunir putih, sambiloto dan lain lain.


Dengan tingginya kasus kematian akibat penyakit kanker ini, diharapkan masyarakat mengantisipasi timbulnya penyakit ini dengan senantiasa menjaga pola hidup sehat dan melindungi tubuhnya dengan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung antioksidan.


sedangkan untuk pengobatan, bisa ditempuh dengan obat tradisional/ herbal yang secara ilmiah terbukti mampu menyembuhkan kanker/ penyakit akibat kerusakan sel semisal keladi tikus, kunir putih, sambung nyowo, pegagan, daun sirsak dll.

...........


Untuk anda mencari Herbal Alami yang praktis dan tidak ingin repot dengan ramuan tradisional, kini tersedia ramuan obat kanker/ tumor/ kista dalam bentuk kapsul : Kunir Putih Curcuval DP. Terbuat dari rimpang kunir putih manggaval, Pure 100% tanpa tambahan bahan lain apalagi bahan kimai. sehingga dapat dikonsumsi jangka panjang dan tidak ada efek samping, insya alloh Kunir Putih Curcuval DP ini dapat menjadi solusi terbaik untuk menyembuhkan penyakit anda dalam waktu yang relatif cepat.




Untuk pencegahan, tersedia kapsul kunir putih dengan harga sangat terjangkau. hanya dengan Rp.30.000,-  anda dapat mencegah ataupun mengobati berbagai penyakit yang anda derita.